Kanker Buli-Buli / Kandung Kencing


Mungkin suatu hari keluarga Anda atau teman Anda pernah mengeluhkan kencing yang berwarna merah dan bercampur darah. Karena pernah mendengar dari seorang kenalan lain bahwa itu adalah tanda adanya infeksi di saluran kemih dan bisa sembuh atau hilang dengan minum obat tertentu, Anda kemudian menjadi tenang.

Tapi ketahuilah jangan pernah meremehkan kencing berdarah karena itu bukan hanya berarti infeksi, tapi bisa juga berarti tanda adanya batu saluran kencing bahkan keganasan atau kanker di saluran kemih. Bila Anda menemui keluhan kencing darah yang berulang atau menetap dengan atau tanpa rasa sakit, sebelum dipastikan oleh seorang dokter maka itu harus dianggap sebagai sebuah masalah yang serius dan bukan sekedar infeksi biasa.

Dari berbagai jenis kanker saluran kemih, kanker buli-buli/kandung kemih merupakan yang sering ditemui. Di Amerika Serikat keganasan ini merupakan penyebab kematian ke enam dari seluruh penyakit keganasan, dan pada tahun 1996 yang lalu diperkirakan ditemukan 52.900 kasus baru kanker buli-buli. Di Indonesia berdasarkan pendataan hasil pemeriksaan jaringan yang dilakukan selama 3 tahun (1988-1990) diketahui bahwa kanker buli- buli menempati urutan kesepuluh dari tumor ganas primer pada pria. Di Subbagian Urologi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dari 152 kasus keganasan urologi antara tahun 1995-1997, 36% diantaranya adalah kanker buli-buli dan juga menempati urutan pertama. Keganasan ini dapat mengenai semua jenis kelamin namun pria memiliki resiko 3 kali lebih besar daripada perempuan. Puncak kejadiannnya terutama berada pada usia dekade ke lima sampai ke tujuh.

Faktor Resiko

Dari beberapa penelitian berhasil menemukan adanya hubungan antara merokok dengan terjadinya kanker buli-buli. Hubungan tersebut terjadi secara dose respone yang berarti bertambahnya jumlah rokok yang diisap akan meningkatkan resiko terjadinya kanker buli-buli 2-5 kali lebih besar dibandingkan dengan bukan perokok. Pada perokok ditemukan adanya peningkatan metabolit–metabolit triptopan yang berada dalam urinnya (air kemih) yang bersifat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Beberapa bahan kimia juga dilaporkan bersifat karsinogenik pada terjadinya kanker buli-buli, seperti b -naftylamine yang sering digunakan dalam industri cat dan karet, fenacetin, cyclophosphamine, cafein, dan pemanis buatan. Penelitian terbaru juga menyebutkan pada orang yang sering memakai cat rambut permanen resikonya jadi meningkat. Selain itu iritasi jangka panjang pada selaput lendir kandung kencing seperti yang terjadi pada infeksi kronis (infeksi yang berlangsung lama), pemakaian kateter yang menetap dan adanya batu pada buli-buli, juga diduga sebagai faktor penyebab.

Gejala Dan Diagnosis

Pada seseorang yang memiliki gejala hematuria atau terdapatnya darah dalam air kemih setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut sebagian besar didiagnosis memiliki kanker buli-buli. Bila ditemukan adanya darah dalam urin, haruslah dilakukan evaluasi yang lebih lanjut untuk menyingkirkan penyebab yang bersifat keganasan. Hematuri tersebut umumnya bersifat total yang terjadi mulai awal BAK (buang air kecil) sampai selesai. Ditemukannnya hematuri mikroskopik (darah hanya ditemukan pada pemeriksaan laboratorium) pada penderita tanpa disertai rasa sakit, merupakan tanda penting adanya keganasan buli-buli. Rasa nyeri pinggang terjadi jika tumor meyumbat saluran kemih sehingga terjadi hidronefrosis. (pembesaran ginjal karena sumbatan). Adanya hematuri juga dapat terjadi pada trauma buli-buli, infeksi saluran kemih, kelainan parenkim/jaringan ginjal, atau adanya infeksi buli-buli yang disebabkan infeksi M. tuberculosis. Sehingga pemeriksaan lebih lanjut sangat diperlukan.

Pada pemeriksaan fisik terhadap penderita kanker buli biasanya jarang ditemui adanya kelainan. Hal ini disebabkan karena tumor tersebut merupakan tumor epitel transisional kandung kemih yang letaknya superfisial dari buli-buli.Tumor tersebut baru dapat diraba bila tumor tersebut sudah tumbuh keluar dari dinding buli-buli. Mengingat pada kanker ini mudah terjadi metastasis (penyebaran jauh) ke kelenjar limfe regional, hati dan paru-paru.

Beberapa pemeriksaan tambahan perlu dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis kanker buli-buli , diantaranya :

1. Pemeriksaan laboratorium

Kelainan yang ditemukan biasanya hanya ditemukannya darah dalam air kemih. Tanda adanya anemia dapat dijumpai bila terjadi perdarahan yang umumnya terjadi pada tumor yang sudah lanjut atau dapat pula ditemukan tanda adanya gangguan fungsi ginjal berupa peningkatan kadar ureum dan kreatinin dalam darah yang terjadi bila tumor tersebut menyumbat kedua muara ureter (saluran kemih).

2. Pemeriksaan Radiologi

Pemeriksaan Foto Polos Perut dan Pielografi Intra Vena (PIV) digunakan sebagai pemeriksaan baku pada penderita yang memiliki persangkaan keganasan saluran kemih termasuk juga keganasan buli-buli. Pada pemeriksaan ini selain melihat adanya filling defect (kelainan) pada buli-buli juga dapat mengevaluasi ada tidaknya gangguan pada ginjal dan saluran kemih yang disebabkan oleh tumor buli-buli tersebut. Jika penderita alegi terhadap zat yang digunakan pada pemeriksaan PIV, maka dapat dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Foto toraks (rongga dada) juga perlu dilakukan untuk melihat ada tidaknya metastasis ke paru-paru.

3. Sistoskopi dan biopsi

Pemeriksaan sistoskopi (teropong buli-buli) dan biopsi perlu dilakukan pada penderita dengan persangkaan tumor buli-buli, terutama jika penderita berumur 40-45 tahun. Dengan pemeriksaan ini dapat dilihat ada atau tidaknya tumor di buli-buli sekaligus dapat dilakukan biopsi (pengambilan jaringan tumor) untuk menentukan derajat infiltrasi tumor yang menentukan terapi selanjutnya.

Informasi medis dan pengobatan herbal

Tagged with: , ,
Posted in Kanker Buli-Buli / Kandung Kencing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hubungi kami :
+62 85730730716
SMS/Call/WhatsApp
Hikmah hari ini:

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?"
"Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."
[Al-'Ankabuut: 2-3]

Blog Stats
  • 56,617 hits
Flag Counter
%d bloggers like this: